TOEFL vs IELTS: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu? Biar Nggak Salah Pilih!
Tips IELTS

TOEFL vs IELTS: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu? Biar Nggak Salah Pilih!

12 Februari 2025
Waktu membaca: 5 menit

Jadi Intinya...

Bingung pilih TOEFL atau IELTS? Jangan panik! Ibarat milih kopi, keduanya punya rasa yang beda. TOEFL ala Amerika, lebih fokus ke akademis di Amerika Utara. IELTS, cita rasa British, populer di negara persemakmuran dan Eropa.

  • Format: TOEFL full komputer, IELTS ada tatap muka (Speaking).
  • Konten: TOEFL aksen Amerika, IELTS lebih internasional.
  • Penilaian: TOEFL skor 0-120, IELTS band 0-9.

Pilih sesuai tujuan dan kenyamanan kamu! Kuliah di Amerika? TOEFL. Inggris/Australia? IELTS. Jangan lupa latihan, fokus kelemahan, dan manfaatin source online. Khusus buat IELTS Writing, cobain PastiLulus! Ada mock test & self-assessment dengan AI, evaluasi kilat dalam 5 menit! Jadi, siap raih skor impian? Pasti Lulus!

Baca selengkapnya di bawah

Bingung Pilih TOEFL atau IELTS? Jangan Panik! Baca Ini Dulu!

TOEFL dan IELTS, dua sejoli ujian bahasa Inggris yang sering bikin galau para pejuang beasiswa, calon mahasiswa luar negeri, atau bahkan yang pengen karir internasionalnya makin kinclong. Keduanya sama-sama penting, tapi bedanya kayak milih antara kopi robusta atau arabika – sama-sama kopi, tapi rasa dan aromanya beda kan? Artikel ini akan bantu kamu memahami perbedaan mendasar antara TOEFL dan IELTS, biar kamu nggak salah pilih dan bisa pasti lulus dengan skor impian! Jangan lupa, buat kamu yang lagi fokus ke IELTS Writing, cobain deh solusi dari PastiLulus, ada mock test dan self-assessment yang dievaluasi AI super cepat!

Kenalan Dulu Yuk Sama TOEFL dan IELTS!

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan IELTS (International English Language Testing System) adalah dua ujian standar yang mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Keduanya diakui secara global oleh universitas, perusahaan, dan lembaga pemerintah sebagai bukti kemampuan berbahasa Inggris. Ibaratnya, TOEFL dan IELTS itu kayak skill tree di game RPG, kamu harus level up di bagian tertentu untuk bisa melanjutkan petualanganmu. Bedanya, TOEFL lebih sering digunakan untuk keperluan akademis di Amerika Utara, sementara IELTS lebih populer di negara-negara persemakmuran Inggris (UK, Australia, New Zealand, dll.) dan Eropa.

Duel Sengit: Apa Saja Sih Perbedaan Keduanya?

Nah, biar nggak bingung, mari kita bedah satu per satu perbedaan kunci antara TOEFL dan IELTS:

1. Format Ujian: Robot vs Manusia

TOEFL iBT (Internet-Based Test) dijalankan sepenuhnya di komputer. Jadi, kamu bakal berinteraksi dengan layar dan keyboard sepanjang ujian. Sementara itu, IELTS punya dua versi: Academic dan General Training. Bagian Listening, Reading, dan Writing diujikan secara tertulis (biasanya di kertas), sedangkan bagian Speaking dilakukan secara tatap muka dengan seorang examiner (penguji). Bayangin kayak main game online sama game co-op langsung sama teman – beda banget kan sensasinya?

2. Konten Ujian: Amerika vs Internasional

TOEFL, yang digagas oleh ETS (Educational Testing Service) berpusat di Amerika Serikat, cenderung menggunakan aksen dan kosakata American English. Materi ujiannya seringkali berkaitan dengan kehidupan kampus dan perkuliahan di Amerika. Nah, IELTS yang dikembangkan oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English, lebih berorientasi pada aksen dan kosakata British English serta topik-topik yang lebih umum dan global. Jadi, kalau kamu lebih familiar sama film Hollywood atau drama Inggris, itu bisa jadi petunjuk awal!

3. Bagian Ujian: Detail Penting yang Harus Kamu Tau

  • Listening:
    • TOEFL: Lebih fokus pada percakapan akademis dan kuliah.
    • IELTS: Mencakup berbagai macam percakapan, mulai dari kehidupan sehari-hari sampai diskusi akademis.
  • Reading:
    • TOEFL: Teks akademis yang panjang dan kompleks.
    • IELTS: Teks yang bervariasi, termasuk artikel, iklan, dan brosur.
  • Writing:
    • TOEFL: Menulis esai berdasarkan bacaan atau rekaman, serta rangkuman.
    • IELTS: Menulis surat (General Training) atau esai akademis, serta mendeskripsikan grafik atau diagram (Academic).
  • Speaking:
    • TOEFL: Berbicara berdasarkan pertanyaan atau situasi yang diberikan.
    • IELTS: Wawancara tatap muka dengan examiner, diskusi tentang topik umum dan personal.

Buat kamu yang struggle di bagian Writing IELTS, jangan khawatir! PastiLulus punya solusinya! Dengan fitur AI-powered assessment, kamu bisa latihan nulis dan langsung dapat feedback detail dalam 5 menit. Cobain deh!

4. Sistem Penilaian: Angka vs Band

TOEFL punya sistem penilaian dengan skor total 0-120. Setiap bagian (Listening, Reading, Writing, Speaking) dinilai dengan rentang 0-30. Sementara itu, IELTS menggunakan sistem band dengan rentang 0-9. Setiap bagian dinilai secara terpisah, dan kemudian dihitung rata-rata untuk mendapatkan skor overall. Biar gampang, anggap aja TOEFL itu kayak nilai UTS, sedangkan IELTS kayak IPK – sama-sama penting, tapi cara ngitungnya beda.

Jadi, Mana yang Lebih Cocok Buat Aku?

Pertanyaan sejuta umat! Jawabannya tergantung tujuan dan preferensi kamu:

  • Kalau kamu mau kuliah di Amerika atau Kanada, TOEFL biasanya jadi pilihan yang lebih aman.
  • Kalau kamu mau kuliah di Inggris, Australia, Selandia Baru, atau negara-negara Eropa, IELTS lebih banyak diterima.
  • Kalau kamu lebih nyaman dengan format ujian di komputer, TOEFL mungkin lebih cocok buat kamu.
  • Kalau kamu lebih suka berinteraksi langsung dengan penguji, IELTS bisa jadi pilihan yang lebih baik.
  • Kalau kamu punya strong accent Amerika, TOEFL bisa memberikan keuntungan tersendiri.
  • Kalau kamu lebih familiar dengan British English dan topik-topik internasional, IELTS mungkin lebih mudah buat kamu.

Intinya, nggak ada jawaban yang mutlak. Lakukan riset, coba mock test dari kedua jenis ujian, dan pertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tips Jitu Biar Lulus Dua-duanya!

Apapun pilihanmu, persiapan yang matang adalah kunci utama keberhasilan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

  • Kenali format ujian: Pahami struktur ujian, jenis soal, dan alokasi waktu.
  • Perbanyak latihan: Kerjakan soal-soal latihan sebanyak mungkin. Ini penting banget buat membiasakan diri dengan format soal dan meningkatkan kecepatan mengerjakan soal.
  • Fokus pada kelemahan: Identifikasi area di mana kamu merasa kesulitan, dan fokuskan latihan di area tersebut.
  • Perluas kosakata: Baca buku, artikel, dan tonton film atau serial TV dalam bahasa Inggris.
  • Perbaiki grammar: Kuasai tata bahasa Inggris yang benar.
  • Latih kemampuan menulis: Tulis esai atau surat secara teratur, dan minta umpan balik dari guru atau teman.
  • Latih kemampuan berbicara: Berbicara dengan native speaker atau teman yang fasih berbahasa Inggris.
  • Manfaatkan sumber daya online: Ada banyak website dan aplikasi yang menyediakan latihan soal, tips, dan strategi untuk TOEFL dan IELTS.

Dan yang paling penting, jangan lupa buat latihan IELTS Writing di PastiLulus! Kamu bisa dapetin evaluasi cepat dan akurat dari AI, jadi kamu tau bagian mana yang perlu ditingkatkan.

Kesimpulan: Pilih yang Terbaik, Raih Impian!

TOEFL atau IELTS? Dua-duanya sama-sama penting dan diakui secara internasional. Pilihlah yang paling sesuai dengan tujuan, preferensi, dan kemampuan kamu. Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, kamu pasti bisa meraih skor impian dan membuka pintu menuju masa depan yang lebih gemilang. Jangan lupa, PastiLulus siap membantu kamu khususnya dalam meningkatkan kemampuan IELTS Writing. Semangat terus, ya!

#IELTS #IELTS Writing #TOEFL #PastiLulus #ujian bahasa Inggris #perbedaan TOEFL IELTS #persiapan TOEFL #persiapan IELTS #tips lulus TOEFL #tips lulus IELTS #beasiswa luar negeri #kuliah di luar negeri #skor TOEFL #skor IELTS #kemampuan bahasa Inggris #format ujian TOEFL #format ujian IELTS

What are you waiting for?
Level Up your IELTS writing with

PastiLulus